Sunday, September 17, 2017

Berkenalan dengan Skin Dewi

Assalammu’alaikum pretty ladies...

Sudah pernah denger tentang Skin Dewi? Beberapa minggu yang lalu, teh Ani Berta bertanya : adakah beauty blogger yang ingin diajak ngobrol cantik dengan owner Skin Dewi? Ditanya begitu, aku langsung dong mengajukan diri. Maklum anaknya mau-an. Walaupun itu pertama kalinya aku mendengar tentang Skin Dewi, tapi aku tetep antusias. Karena kapan lagi bisa punya kesempatan untuk ngobrol dengan seseorang yang memiliki usaha skin care atau perawatan kulit?


Ngobrol cantik ini berlangsung di warehouse sekaligus rumah owner Skin Dewi, mba Dewi Kauw yang terletak di Pantai Indah Kapuk, Jakarta Utara. Saat datang, kami ber-10 disambut dengan sangat ramah oleh mba Dewi langsung.

Nah jadi apa sih Skin Dewi? Skin Dewi merupakan produk perawatan kulit berbahan dasar natural dan organic yang dibuat langsung oleh mba Dewi. Berawal saat anak ke-2 mba Dewi yang saat itu masih bayi, menderita dermatitis atopik atau kemerahan pada tubuh yang disebabkan oleh alergi. Sang bayi harus selalu dioleskan salep steroid yang diresepkan oleh dokter spesialis anak untuk mengurangi kemerahan pada seluruh tubuhnya. Dari sini mba Dewi berpikir bahwa ia tidak ingin anaknya ketergantungan steroid. Oleh karena itu perjalanan mencari bahan yang natural, aman, dan organic untuk membantu meredakan dermatitis atopik pada sang anak dimulai.

Agar lebih mendalami hal tersebut, mba Dewi kemudian mengambil pendidikan diploma mengenai natural skin care. Mulai dari School of Natural Skincare, Formula Botanica, sampai dengan Grasse Institute of Perfummery. Karena mba Dewi tidak mau mendapatkan ilmu yang setengah – setengah hanya dari internet. Oh iya mba Dewi juga merupakan lulusan chemical engineering dari University of Washington.

Skin Dewi sendiri didirikan oleh mba Dewi untuk membantu semua orang mendapatkan kulit yang cantik dan pastinya sehat. Berbekal pengalaman berjuang melawan dermatitis atopik pada bayinya, mba Dewi berharap Skin Dewi juga bisa membantu para ibu yang memiliki anak dengan dermatitis atopik seperti dirinya.

Serunya, di Skin Dewi mba Dewi selalu menegaskan bahwa setiap orang mempunyai ketidak-cocokan dengan bahan yang berbeda – beda. Untuk itu mba Dewi selalu mengingatkan penting bagi kita untuk mengetahui bahan apa yang membuat kita alergi atau tidak cocok. Tidak cocoknya seperti apa sih? Bisa muncul ruam, gatal, ataupun jerawat. Dengan mengetahui kandungan apa yang cocok dan tidak cocok dengan kulit kita, kita akan semakin mudah memilih produk perawatan kulit yang cocok dengan kulit kita dan tidak mudah tergoda oleh iklan.

Nah gimana caranya mengetahui bahan apa yang cocok dan tidak cocok dengan kulit kita? Cara paling mudah adalah dengan melakukan tes alergi di laboratorium klinis. Atau misalnya pretty ladies baru mencoba suatu produk dan ternyata timbul gejala alergi, jangan lupa untuk melihat dan mencatat kandungan dari produk tersebut. Ketika mencoba produk lain dengan misalnya ada kandungan yang sama dengan produk lama dan menimbulkan gejala alergi, yaapp berarti pretty ladies tidak cocok dengan kandungan tersebut. Karena kita yang paling tahu seperti apa tubuh kita, trial dan error pasti akan dijalani sampai kita benar – benar memahami apa yang cocok dan tidak cocok untuk kulit kita.

Yang ngga kalah keren adalah filosofi dari Skin Dewi, yaitu life changes when skin changes. Yang berarti bahwa perubahan hidup yang lebih baik bisa kita rasakan saat kulit kita berubah menjadi lebih baik. Misalnya kulit wajah jadi lebih bersih, cerah, dan bebas jerawat tentunya akan membuat hidup kita menjadi lebih baik. Kita semakin percaya diri dan ngga malu untuk menunjukkan kulit wajah kita yang sehat.

Semua bahan kandungan untuk membuat Skin Dewi didapatkan dari berbagai negara. Mulai dari Indonesia sampai dengan negara - negara yang sudah dikenal sebagai penghasil bahan baku natural organic, seperti argan oil dari Morokko. Mba Dewi juga menjual bahan baku tersebut untuk pretty ladies yang ingin mencoba membuat skin care natural & organic sendiri. 

Selain menyediakan produk perawatan wajah berbahan natural dan organic, mba Dewi juga membuka workshop untuk pretty ladies yang tertarik mendalami tentang skin care natural dan organic, mulai dari pemilihan bahan sampai cara membuatnya. Seru!

Dingobrol cantik ini, mba Dewi juga mengajarkan cara membuat face scrub dan body scrub sendiri. Tetapi karena waktunya terbatas, sehingga bahan dasar untuk membuat scrubnya sudah dibuat oleh mba Dewi. Blogger yang hadir dipersilahkan untuk mencampurnya dengan serbuk kopi, serbuk bambu, atau daun rosella dan ditambahkan dengan essentials oils kesukaan masing – masing.

Karena aku ingin membuat face scrub, sehingga aku lebih memilih menggunakan bubuk bambu agar butiran scrubnya lebih halus. Oh iya aku baru tahu loh, ternyata beberapa merk lulur mandi menggunakan microbeads sebagai bahan scrubnya. Microbeads ini tidak bisa larut dalam air dan bahkan dibeberapa penelitian saat perut ikan dibelah, isinya adalah plastik microbeads tersebut. Duh ngga – ngga lagi deh aku pakai lulur mandi yang mengandung microbeads.

Nah ini dia face scrub ala aku. Rosella face scrub dengan wangi jeruk. Enaaak. Saat dipakai wajah jadi terasa lembut dan halus banget. Super suka *_*

Sebelum pulang, setiap blogger dibawakan oleh – oleh oleh mba Dewi. Yaitu produk Skin Dewi yang disesuaikan dengan kebutuhan dan kondisi kulit blogger yang hadir. Yeayy alhamdulillah rejeki anak sholehah :D Karena kulit wajah aku sedang tidak berjerawat, mba Dewi memberi aku Skin Dewi Rosehip Vitamin C Treatment. Yaitu serum yang mengandung vitamin C dan diperuntukkan untuk mencerahkan wajah serta mengurangi hiperpigmentasi. Nanti akan aku review ya.

Terimakasih banyak mba Dewi atas ilmunya hari ini. Bermanfaat banget dan bener – bener membuka wawasan tentang skin care natural & organic serta memilih skin care berdasarkan kebutuhan kulit. Kalo pretty ladies penasaran dengan Skin Dewi atau mau ikut workshop bareng mba Dewi bisa lihat lebih lanjut di www.skindewi.com. Sampai ketemu lagi ya dipost aku selanjutnya  




1 comment:

  1. Microbeads juga udah dilarang di Amerika kalau gak salah. Kasian ya ikan jadi sasarannya :(

    ReplyDelete

Terimakasih banyak pretty ladies untuk komentarnya :*