Saturday, December 2, 2017

Afternoon Beauty Stories with Dove & Beauty Journal

Assalammu’alaikum pretty ladies..


Tanggal 11 November 2017 lalu aku diundang oleh Dove dan Beauty Journal untuk hadir pada acara “afternoon beauty stories – beauty gathering” yang diadakan di Comopark Kemang, Jakarta Selatan bersama dengan 20 orang beauty blogger lainnya.

Awalnya aku pikir acara ini hampir sama dengan acara lainnya dimana semua blogger yang diundang akan duduk manis serta mendengarkan pemaparan ataupun talkshow dari penyelenggara acara. Ternyata aku salah besar. Di acara ini semua blogger yang hadir diajak untuk ikut serta dalam tiga aktifitas yang ada pada acara ini. Jadi semua blogger merasa turut serta berperan dalam acara ini. Semua blogger yang hadir dibagi menjadi 4 kelompok. Aku masuk kedalam kelompok satu bersama @vitriemaulani @sefiiin @japobs @mariaistella dan ketua kelompoknya adalah @nadyamaudy.



From Comment to Compliment

Aktifitas yang pertama adalah From Comment to Compliment. Aku yakin banget buat pretty ladies yang aktif disosial media, punya blog ataupun vlog, pasti pernah mendapatkan komentar yang tidak menyenangkan. Jujur mendapatkan komentar yang tidak menyenangkan sudah beberapa kali aku alami. Awalnya sih kesel ya, pengen bales judes bin julitajaya juga :D. Tapi akhirnya aku mikir, kalo seandainya aku bales kesel, pasti yang nulis komentar nyebelin tersebut seneng. Yess pancingan gw kena. Jadilah aku akhirnya berusaha untuk menjawab kometar tidak menyenangkan tersebut dengan kata – kata yang tetap positif.


Diaktifitas ini setiap kelompok diberi lembaran berisi 30 komentar tidak menyenangkan yang mungkin pernah kita dapatkan dikehidupan sehari – hari. Kita ditantang untuk menjawab semua komentar tersebut tanpa kata – kata yang juga nyebelin dan harus tetap postif. Jujur ini aktiftas yang paling aku suka. Karena bener – bener real pernah aku alamin, dan tetep berpikir positif saat ada orang menulis hal negatif tuh rasanya susah banget. Butuh stok sabar yang banyak dan kata – kata yang lebih kreatif untuk membalas komentar tersebut. Nah ini dia beberapa komentar yang ada dilembaran tersebut beserta dengan jawaban dari kelompok aku.



Aslinya pasti jelek banget tuh ya, mangkanya makeup-an terus
             Aslinya emang udah cantik, pakai makeup biar tambah cantik

Ngga kepikiran buat diet?
            Ngga. I love my body very much

Gila tuh bibir menor banget kaya abis makan orok!
            Ini bukan abis makan orok, tapi abis makan seblak level 15

Makeup lu menor banget.
            Iya nih lagi latihan buat makeup nikahan nanti

Cowonya ngga banget. Pasti tajir ya
            Alhamdulillah kalo tajir ;)

Alisnya bikin salfok!
            waah makasih loh ya kamu perhatian banget sama aku

Dan senenngnya kelompok aku keluar jadi juara di aktifitas from comment to compliment ini. Yeayy seneng banget. Ngga sia – sia berpikir keras menjawab semua komentar tanpa julid ;’)

How to Me Time

Diaktifitas yang kedua adalah “how to me time”. Disini ada ka Mira Monica dari Beuaty Journal dan Dove yang share tentang pentingnya me time. Buat pretty ladies kadang kepikiran ngga sih kalo ternyata me time itu penting banget buat diri kita. Apapun profesi kita ; ibu rumah tangga, blogger, mahasiswi, karyawati, dll – semua butuh me time. Me time memberikan perasaan menghargai diri sendiri serta sebagai rehat sejenak dari rutinitas sehari – hari.



Menurut ka Mira, me time ngga harus dilakukan dengan hal yang mewah atau harus dilakukan dengan bepergian. Me time bisa dilakukan dengan hal – hal yang sederhana yang bisa dilakukan dirumah. Misalnya tidur tanpa diganggu, nonton drama Korea, makan makanan kesukaan, maskeran, bahkan mandipun bisa merupakan me time bagi kita.


Buat aku sendiri, me time sederhana yang bisa dengan mudah aku lakukan adalah mandi. Kalo misalnya mandi biasa aku memerlukan waktu sekitar 15 menit, saat me time mandi aku melakukan lebih lama sekitar 30 menit. Karena saat mandi ini aku merasa ini merupakan aktifitas yang ngga bisa diganggu siapapun. Biasanya aku mulai dengan keramas, memakai conditioner atau masker rambut, dilanjutkan dengan lulur dan mandi seperti biasa. Rasanya setelah melakukan me time mandi ini tubuh aku jadi lebih bersih, wangi, dan cantik.

Walaupun me time nya dengan mandi,aku ga perlu khawatir kulit aku menjadi kering karena aku menggunakan Dove body wash yang ¼ nya adalah moisturizer. Jadi ngga perlu khawatir jika kulit akan kering karena selama mandi kelembapan kulit terjaga dengan Dove.



Beauty Through The Ages

Diaktfifitas ketiga ini adalah “beauty through the ages”, dimana setiap kelompok diberikan lukisan sosok perempuan inspiratif pada jamannya. Kemudian perwakilan setiap kelompok diminta untuk mempresentasikan mengapa sosok perempuan tersebut menginspirasi banyak orang.


Kelompok aku mendapatkan lukisan bunda Teresa. Aku yakin pretty ladies pasti sudah tau dong dengan bunda Teresa? Yapp bunda Teresa adalah seorang suster katolik yang mengabdikan dirinya untuk merawat orang yang terkena penyakit kusta. Pada jaman tersebut, penyakit kusta dianggap sebagai penyakit kutukan. Keluarga cenderung membuang atau menyingkirkan anggota keluarganya yang terkena kusta karena takut tertular.


Kusta atau lepra merupakan penyakit kulit yang disebabkan oleh Mycobacterium leprae. Kusta dapat menular lewat sentuhan kulit. Itu mengapa banyak orang yang menjauhi orang yang terkena penyakit kusta.

Bunda Teresa merawat pasien penderita kusta ini tanpa melihat apakah dia tua atau muda, perempuan atau laki – laki, kaya atau miskin, ataupun agama yang dianut. Rasa kemanusiaan yang dimiliki oleh bunda Teresa menginspirasi banyak orang untuk selalu menolong orang lain tanpa melihat siapa orang tersebut atau mengharap imbalan apapun.

Selain itu setiap kelompok juga diminta untuk mempresentasikan perempuan masa kini yang juga menginspirasi banyak orang. Kelompok aku memilih Michelle Phan.

Aku yakin banget pasti pretty ladies sudah kenal dengan Michelle Phan. Mish merupakan beauty vlogger pertama yang ada di Youtube dan juga merupakan beauty vlogger yang pertama kali aku tonton videonya pada tahun 2009. Saat itu Mish hanya merekam videonya menggunakan kamera depan laptop dan hanya iseng. Dia ga nyangka ternyata banyak respon positif atas videonya.



Dari Mish juga aku belajar banyak bahwa asal kita percaya dan tekun untuk meraih apa yang kita inginkan, pasti kita bisa mewujudkannya. Seperti Mish yang bercita – cita untuk mempercantik orang banyak dan memiliki merk kosmetik atas namanya sendiri. Mish pun masuk kedalam 30 under 30 yang dikeluarkan majalah Forbes, yaitu 30 orang sukses dibawah umur 30. Woowww you go Mish!

Ngomongin tentang Dove, selain aku suka karena Dove Body Wash mengandung moisturizer, aku suka banget dengan campaign-nya Dove yang bertajuk “real beauty”. Dimana Dove percaya bahwa semua perempuan cantik tidak tergantung pada warna kulit, tinggi badan, bentuk badan, ataupun bentuk rambut. Dove percaya semua perempuan terlahir cantik dan Dove akan merawat kecantikan tersebut.



Dove Body Wash ini mengandung nutrium moisture yang melembapkan kulit dari dalam dan mengurangi terjadinya kekeringan pada kulit. Kalo biasanya nih pretty ladies hanya kenal Dove Body Wash yang deeply nourishing bewara biru tua, sekarang Dove Body Wash hadir dengan varian go fresh dengan wangi cucumber & green tea serta pomegranate & lemon verbena dengan wangi yang super menyegarkan. Tersedia pula Dove Beauty Bar bagi pretty ladies yang lebih menyukai sabun dalam bentuk padat.






Oh iya keseruan acara ini juga bisa pretty ladies lihat di video aku dibawah ini.



Pada acara ini juga terdapat skin test loh. Awalnya kelembapakn kulit tangan aku diukur menggunakan alat khusus. Hasilnya hanya 40%. Seharusnya kelembapan kulit yang baik diatas 45%.


Kemudian kulit tangan aku dioleskan dengan Dove Body Wash, lalu aku hapus dengan tisu. Kelembapan kulit tangan aku diukur lagi dan hasilnya 65%. Terbukti bahwa Dove Body Wash selain membersihkan kulit tubuh juga merawat dan melembapkan.




Aku ucapkan terimakasih kepada Dove dan Beauty Journal atas acara afternoon beauty stories yang super seru dan sangat menambah wawasan baik dari segi ilmu pengetahuan, kecantikan, maupun kepribadian diri. Semoga aku bisa kembali berpartisipasi diacara Dove maupun Beauty Journal selanjutnya. Stay beautifuls :*


2 comments:

  1. Bener tuh, jawabnya juga mesti santai ya. Biar yang ngaco komennya sebel karena kita cuek aja hehehehe

    ReplyDelete
    Replies
    1. hahahhaa iyaa Lia biar keki sendiri jadinya :')

      Delete

Terimakasih banyak pretty ladies untuk komentarnya :*