Tuesday, December 6, 2016

Betadine Feminine Hygiene ; Antiseptik Organ Kewanitaan

Assalammu’alaikum pretty ladies..


Sebagai seorang perempuan, setiap bulan pasti wajib datang tamu bulanan, iyaaap menstruasi atau red days. Walaupun menstruasi merupakan kondisi alami tubuh yang terjadi karena tidak ada pembuahan dari sel telur dan sel sperma, berbagai macam penyakit dapat terjadi saat menstruasi berlangsung. Seperti infeksi pada saluran kemih maupun infeksi pada organ kewanitaan yang akan menyebabkan terjadinya keputihan, rasa gatal, maupun bau tak sedap. Ko bisa ya?


Menurut penelitian yang dilakukan oleh David A Grimes, M.D, Nancy Padian PhD, MPH dan A. Eugene Washington, M.D dari Bagian Ilmu Obstetrik dan Ginekologi Universitas California pada tahun 1993, menstruasi merupakan saat yang paling memungkinkan untuk bakteri berkembang biak karena :

  1. Saat menstruasi, cairan mukus yang terdapat pada mulut rahim menghilang bersamaan dengan keluarnya darah menstruasi. Cairan mukus ini menjaga agar bakteri yang ada di dalam vagina maupun rongga vagina tidak masuk ke dalam rahim. Karena hilangnya cairan mukus ini, maka bakteri yang berada di vagina maupun di rongga vagina mempunyai kesempatan untuk masuk ke dalam rahim ataupun saluran kemih bagian atas dan menyebabkan timbulnya infeksi.

  1. Ternyata, 90% dari perempuan menstruasi mengalami retrograde menstruation. Waah apa ya menstrual retrograde? Menstrual retrograde adalah kondisi dimana darah menstruasi yang seharusnya mengalir ke rongga vagina, berbalik mengalir ke atas yaitu ke tuba falopi dan rongga panggul. Kondisi dimana terjadinya dua arah aliran darah menstruasi ; mengalir menuju vagina dan berbalik arah ke rongga panggul, menyebabkan bakteri yang ada di dalam vagina dapat berpindah ke saluran kemih bagian atas, yang menyebabkan infeksi saluran kemih dan ditandai dengan nyeri panggul. Dari penelitian ini dapat menjelaskan mengapa perempuan sering menderita infeksi saluran kemih sesaat setelah terjadinya menstruasi.


Sedangkan menurut penelitian lainnya, kebersihan organ kewanitaan yang buruk menigkatkan terjadinya vaginosis atau infeksi pada vagina yang ditandai dengan keputihan, rasa gatal, rasa tidak nyaman, maupun bau tidak sedap pada vagina. Penggunaan providone – iodine dapat membantu menjaga kebersihan organ kewanitaan dan mencegah terjadinya infeksi berulang pada organ kewanitaan maupun saluran kemih.





Dari kedua penelitian tersebut dapat disimpulkan bahwa penggunaan antiseptik kewanitaan yang mengandung providone – iodine dapat mencegah timbulnya infeksi yang disebabkan bakteri atau jamur pada saat menstruasi, atau mencegah timbulnya vaginosis karena buruknya hygienitas organ kewanitaan.

Kalo ngomongin providone – iodine, pasti pretty ladies langsung teringat dengan BETADINE? Bener ngga? Tapi kalo inget BETADINE, pasti ingetnya kalo BETADINE adalah produk yang digunakan saat kulit kita luka, baik terjatuh, teriris, maupun terkena benda tajam.

BETADINE dengan kandungan providone – iodine 10% memang dipercaya sejak lama sebagai antiseptik untuk luka. Tapi produk Betadine bukan hanya BETADINE Antiseptic Solution pretty ladies.

BETADINE mempunyai berbagai produk dengan kandungan providone – iodine yang dapat disesuaikan dengan kebutuhan kita. Selain BETADINE Antiseptic Solution, terdapat juga BETADINE Antiseptic Solution Stick – cairan antiseptik berbentuk kapas batang, BETADINE Salep Antiseptik – antiseptik berbentuk salep, BETADINE Plester Plus Antiseptic – plester luka dengan kandungan antiseptik, BETADINE Sabun Antiseptik – sabun antiseptik untuk seluruh keluarga, BETADINE Mouth Wash – cairan antiseptik untuk kebersihan mulut, dan BETADINE Feminine Hygiene – cairan antiseptik untuk membersihkan organ kewanitaan.



Nah apa bedanya sih BETADINE Feminine Hygiene dengan pembersih atau sabun kewanitaan lainnya?

BETADINE Feminine Hygiene ini mengandung providone – iodine 10%. Providone – iodine adalah zat anti mikroba yang terbukti secara klinis dapat membunuh bakteri, virus, dan jamur.



Tapi harus diingat nih pretty ladies, tidak dianjurkan memakai antiseptik kewanitaan setiap hari. Looh emang kenapa, bukannya malah bagus supaya bakteri, virus, dan jamur jadi hilang dari organ kewanitaan?

Normalnya, terdapat flora normal yang ada di organ kewanitaan.  Flora normal inilah yang membuat organ kewanitaan tetap lembab dan PH nya selalu tetap. PH vagina berkisar 3,8 sampai 4,5 yang membuat suasana asam tetap terjaga. Kondisi asam ini diperlukan untuk membunuh bakteri, virus, atau jamur yang ada di dalam vagina.

Ketika kita menggunakan antiseptik kewanitaan pada kondisi normal, antiseptik akan membunuh flora normal yang ada di dalam organ kewanitaan dan membuat PH menjadi tidak seimbang. Saat PH menjadi basa, bakteri, jamur, dan virus dapat hidup dan berkembang biak di dalam organ kewanitaan. Sabun atau pembersih kewanitaan dengan tambahan pewangi juga dapat menyebabkan berubahnya PH alami vagina.


Terus kapan dong sebaiknya kita menggunakan BETADINE Feminine Hygiene?

Sebaiknya kita menggunakan BETADINE Feminine Hygiene hanya pada saat kita merasa kebersihan organ kewanitaan kurang baik dan berisiko untuk terjadinya infeksi. Misalnya pada saat menstruasi, setelah berenang, atau saat travelling karena dikhawatirkan air yang kita gunakan saat membasuh organ kewanitaan tidak bersih dan berisiko terjadinya infeksi.

Selain itu, BETADINE Feminine Hygiene juga dapat digunakan saat kita mengalami keluhan pada organ kewanitaan. Seperti infeksi, keputihan, gatal, dan iritasi ringan.


Cara penggunaan BETADINE Feminine Hygiene ini juga cukup mudah pretty ladies. Cukup tuang satu tutup botol BETADINE Feminine Hygiene ke dalam gayung yang berisi satu liter air. Kemudian basuhkan ke organ kewanitaan dari arah depan ke belakang, diamkan selama satu menit. Lalu basuh kembali organ kewanitaan dengan air biasa.


BETADINE Feminine Hygiene ini dapat digunakan dua kali sehari pada saat menstruasi, atau pada saat berisiko terjadinya infeksi pada organ kewanitaan (saat travelling, berenang, dll), atau saat adanya keluhan pada organ kewanitaan seperti gatal, keputihan, dan bau tidak sedap.

Buat aku sendiri, BETADINE Feminine Hygiene merupakan produk yang wajib banget selalu ada di kamar mandi. Karena dirumah aku semuanya perempuan, dan pastinya semuanya menstruasi, jadi antiseptik kewanitaan harus selalu siap sedia.

Biasanya aku menggunakan BETADINE Feminine Hygiene ini saat aku menstruasi. Selain untuk mencegah terjadinya infeksi pada saat menstruasi, dengan BETADINE Feminine Hygiene aku menjadi merasa lebih nyaman dan bersih selama menstruasi.

Aku tuh orangnya sering banget buang air kecil. Kadang aku ngeri juga sih kalo buang air kecil di toilet di tempat umum, takut kloset duduknya ngga bersih, juga takut air yang digunakan untuk membasuh organ kewanitaan ngga bersih juga.

Biasanya kalo habis berpergian atau buang air kecil di toilet di tempat umum, sampai rumah aku pasti langsung basuh ulang menggunakan BETADINE Feminine Hygiene untuk mengurangi resiko terjadinya infeksi pada organ kewanitaan.

Selain itu, aku juga menggunakan BETADINE Feminine Hygiene jika sudah mulai muncul tanda – tanda rasa tidak nyaman pada organ kewanitaan, seperti gatal. Ngga nunggu sampai terjadi keputihan, aku langsung pakai BETADINE Feminine Hygiene. Biasanya setelah 3 sampai 4 kali pemakaian, keluhan gatal di organ kewanitaan berangsur – angsur hilang.

Jadi buat pretty ladies, aku sarankan banget untuk selalu siap sedia BETADINE Feminine Hygiene di rumah. Karena pastinya mencegah terjadinya infeksi pada organ kewanitaan lebih baik daripada mengobati. Stay goergeous :*


Amanda Anandita 
Facebook : Tips Cantik Manda 
Twitter : @AmandaAnandita 
Instagram : @AmandaAnandita 

Youtube : Amanda Anandita RZ


1 comment:

  1. Owalah jd g boleh dipake tiap hari ya. Gagal fokus aku..
    Aku punya nih dirumah jaga2 kalau suatu waktu alat kewanitaanku gatal

    ReplyDelete

Terimakasih banyak pretty ladies untuk komentarnya :*